shoutmix


ShoutMix chat widget

This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Selasa, 26 Maret 2013

tulisan 2 semester 6 [alasan kuliah di SI]

Kepada siapa saja yang baru lulus SMA/ SMK sederajat, pasti akan  merasakan situasi diri yang perlu menentukan arah langkah untuk menghadapi jenjang selanjutnya. Entah kuliah, kerja atau kuliah sambil kerja, bahkan mungkin opsi lainnya.

Namun, bagi yang sedang memetakan pemikiran kepada ketiga opsi antara kuliah, kerja atau kuliah sambil kerja, setelah itu berpikir bagaimana konsukuensi dari masing-masing opsi tersebut, atau pun salah satunya. Dan seterusnya hingga tetek bengek (detail),maka itulah nikmatnya diakhir menjadi Siswa. 
Bagi Siswa yang berminat dan memantapkan hati untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang perkuliahan, maka pemikiran akan terus mengerucut pada beberapa pertanyaan. Universitas mana dan jurusan apa. Tidak semua Siswa dapat mudah memilih, kecuali mereka yang sudah menyukai suatu bidang dari sejak SMA/ SMK sederat. 
Informasi penting yang perlu dicatat para Siswa, bahwa tidak semua pada akhirnya  mendapatkan Jurusan sesuai dengan bakat dan minatnya. Minat dan bakat bisa seolah beubah setelah kita kuliah. Padahal bisa saja karena kurang mencermati benar-benar jurusan yang kita ambil. 
Contoh, bagi yang menyukai tentang komputer, pikirkan dulu apa yang sebenarnya membuat tertarik. Ketika  baterai Hardisk Komputer atau Laptop rusak dan senang untuk memperbaikinya. Atau Ketika jaringan Internet lemot dan Kabel ada gangguan. Mungkin juga tertarik pada Wesite, aplikasi lain yang sedang dipakai, edit foto, animasi dan lain-lain.
Dengan mengetahui kecenderungan bidang mana atau pengalaman mana yang mengasyikan di dunia komputer, maka sudah bisa di petekan kedalam beberapa opsi bidang yang ingin dikuasi, yaitu sebagai teknisi Hardware komputer, Jaringan atau Aplikasi komputer. 
Jika begitu, Artikel ini akan mengerucut bagi yang senang bidang Aplikasi Komputer, seperti menjadi Web Developer (pengembang Web, dalam hal ini pembuat dan perancang situs Web). Membuat Sistem Informasi untuk perusahan, contoh sederhana yang mudah ditemui, aplikasi yang dipakai oleh kasir, semua itu dirancang dan dibuat oleh orang-orang dalam lingkungan Sistem Informasi, Menejemen Informatika, Teknologi Informasi. 
Ada beberapa alasan untuk memilih Jurusan Sistem Informasi, Menejemen Informatika dan Teknologi Informasi. Pada dasarnya, supaya tidak membuat bingung dan bisa dijadikan pegangan. Khusus untuk jurusan Sistem Informasi, yaitu berhubungan pada teori perancangan sistem informasi dengan pengetahuan pemograman. 
Namun, pada jurusan Sistem Informasi, lebih pada bidang System Analyst, yaitu orang-orang yang bertugas membuat dokumen-dokumen perencanaan proyek Sistem Informasi sampai pada proposal pelaksanaan proyek. Jadi, bagi yang merasa sudah cukup menguasi bahasa pemograman sejak dini dan ingin mematangkan proses-proses yang baik dan sistematika peloaksanan proyek pembuatan aplikasi atau Software  boleh menjadikannya alasan untuk memilih Jurusan Sistem Informasi.
Tapi jika tidak terlalu tertarik pada dokumen-dokumen dan teori perancangan sistem yang mendalam, bisa memilih dua opsi lain seperti diatas, yaitu Jurusan  Menejemen Informatika atau  Jurusan Teknologi Informasi.

sumber:
http://mengukirfikir.blogspot.com/2012/06/alasan-memilih-jurusan-sistem-informasi.html
http://darmansyah.blog.esaunggul.ac.id/2013/01/14/mengapa-mempelajari-sia/

tulisan 1 semester 6 [Keuntungan dari Overclocking]

Orang yang berpengalaman dan akrab dengan komputer mereka akan tahu semua tentang overclocking prosesor kecepatan mereka dalam rangka untuk mendapatkan kinerja yang ditingkatkan. Meskipun tidak sepenuhnya aman untuk overclock prosesor, juga benar bahwa ada manfaat tertentu dari overclocking yang dapat meningkatkan efisiensi mesin, dan membuatnya jauh lebih responsif daripada produsen bayangkan. Overclocking hanya berarti bahwa kecepatan komputer meningkat melampaui batasan yang ditetapkan oleh produsen, dan itu untuk alasan ini bahwa dalam kebanyakan kasus, orang yang memiliki mesin komputer dengan kinerja rendah dan mesin low end melakukan prosedur ini.
Prosedur overclocking dapat dilakukan untuk berbagai komponen dalam mesin, dan ini termasuk prosesor, grafis dan unit komponen lainnya dan perangkat keras juga. Pada dasarnya, siapa saja yang ingin performa maksimal dari mesin mereka di biaya merusak itu, bisa overclock komputer mereka dan mencapai hal ini. Kecepatan clock komponen mengacu pada kecepatan dan frekuensi di mana ia berosilasi bila dalam gerak, dan karenanya berarti overclocking mendorong sesuatu untuk berjalan pada kecepatan luar kemampuan normal. Cepat atau lambat, ini akan mengurangi daya tahan komponen komputer.

Apa Manfaat dari Overclocking
Manfaat yang paling penting dari overclocking adalah bahwa komponen yang telah dioverclock dapat berfungsi pada kecepatan yang lebih besar dari normal. Oleh karena itu, dapat meniru model kualitas yang lebih tinggi dengan mudah. Misalnya, prosesor 3,0 GHz dapat overclocked untuk berjalan pada 3,4 GHz dan ini pada akhirnya akan menguntungkan pengguna.
Orang-orang yang telah membeli komponen dengan pembatasan anggaran dapat membuat sebagian besar perangkat keras mereka dengan overclocking pada peralatan mereka. Bahkan orang yang suka untuk mendapatkan nilai maksimum dari komponen mereka dapat memanfaatkan metode ini untuk hasil terbaik. Namun, Anda harus mengambil resiko kemungkinan yang akan terjadi (baca Bahaya dari Overclocking, dan ini adalah pertimbangan untuk  orang yang ingin  melakukan  overclocking.
Orang yang suka bermain banyak permainan dan tugas berat akan menemukan overclocking sangat bermanfaat karena alasan ini juga. PC gamer selalu mencari cara untuk meningkatkan kinerja mesin mereka karena memerlukan konfigurasi untuk permainan baru terbaik adalah terus meningkatkan kemampuan peralatan komputer mereka.
Dengan overclocking mereka, mereka dapat memainkan semua game terbaru tanpa kelambanan dan bingkai beku, dan mereka bisa melakukan ini tanpa mengeluarkan uang pada laptop game mahal atau komputer desktop. Belajar bagaimana untuk overclock CPU adalah sesuatu yang seorang pengguna komputer berpengalaman dapat belajar untuk melakukan dengan mudah, tapi dia harus tahu semua detail yang rumit tentang kualitas dan spesifikasi komponen yang akan di overclocking, sebelum melakukannya. Beberapa manfaat lebih kecil dari overclocking yang merupakan akibat langsung dari kecepatan ditingkatkan adalah sebagai berikut.
  • Menghemat uang untuk pengguna.
  • Memberikan pengguna lebih banyak pilihan dan peripheral perangkat keras untuk bekerja dengan.
  • Mengurangi boot waktu dan waktu loading mesin.
  • Meningkatkan tingkat frame per detik dalam mesin, yang berguna untuk game dan film.
  • Video encoding dan decoding juga akan menjadi lebih cepat.
  • Pengguna dapat memainkan semua game terbaru dengan mudah.
Apa yang perlu diperlukan dipikirkan ketika melakukan overclock.

Mudah untuk membuat processor agar dapat dioverclock, tetapi dampaknya
cukup luas bagi hardware lain. Bila berbicara pada komputer yang ada
saat ini, melakukan overclock akan berdampak bagi hardware seperti
sistem I/O, VGA dan lainnya.

Mengoverclock sebuah processor beberapa MHz juga akan memacu kinerja
bagian lain seperti memory, PCIe, PCI dan AGP clock. Artinya bila
procesor dengan kecepatan bus 100MHz dipacu menjadi 120MHz (20%), maka
kecepatan clock hardware lain juga meningkat. Demikian juga kecepatan
memory akan dipacu mengikuti kecepatan processor yaitu sekitar 20%.

Banyak kesalahan terjadi bagi pemula karena tidak terlalu
memperhitungkan dengan kemampuan hardware yang ada. Contoh saja memacu
processor dengan dengan kecepatan 100Mhz ke 133Mhz dengan memory PC2100
(DDR200). Optimalnya untuk kecepatan processor 133Mhz lebih baik
mengunakan memory PC2700 (DDR333) atau diatasnya seperti PC3200 ( DDR400).

Dengan memacu overclock pada processor terdapat beberapa hal penting:

1. Processor memiliki batas kecepatan tertentu, semakin tinggi maka
semakin panas dan tidak stabil. Menghadapi panas hanya dapat dihadapi
dengan sistem pendingin yang baik. Menganti pendingin jenis tertentu
akan menjaga keberhasilan ketika melakukan overclock.

2. Semakin tinggi multiplier sebuah processor akan semakin tidak stabil.
Umumnya mereka yang ingin melakukan overclock mengambil inisiatif dengan
jalan membeli processor bermultiplier rendah. Dengan multiplier rendah,
maka kecepatan processor memiliki persentas lebih tinggi plus lebih
murah. Misalnya anda mengunakan processor 2.4Ghz dengan multiplier 12 X
200Mhz akan mudah dipacu menjadi 3Gz dengan bus 250Mhz dann terjadi
peningkatan 25%. Dibandingkan anda mengunakan processor 3GHz dengan bus
200Mhz dan multiplier 15 X 200Mhz yang mengharuskan bekerja pada 3.75Ghz
dengan bus 250Mhz akan sulit untuk stabil bekerja

3. Daya power untuk processor. Kita mengenal dengan overvoltage. Dengan
menambahkan voltage bagi processor akan menjaga kestabilan komputer.
Bila overclock dilakukan pada batas wajar, overvoltage jarang dilakukan.
Tetapi pada overclock yang cukup extreme, overvoltage umumnya menjadi
pilihan terakhir yang diambil. Dampaknya kembali kepada point pertama
yaitu semakin panasnya processor. Mengapa overvoltage dilakukan. Semakin
cepat processor bekerja, semakin besar daya atau power yang dibutuhkan.
Dengan menambah supply power bagi processor dengan peningkatan voltage
atau overvoltage akan memberikan power yang cukup ketika processor
bekerja diatas kecepatan standard. Untuk meningkatkan daya bagi
procesor, pada BIOS setup terdapat option Vcore. Angka Vcore inilah yang
dimainkan agar processor menjadi lebih stabil. Tetapi dampak negatif
pada overvoltage adalah panas.

Semua manfaat dari overclocking cukup untuk menarik banyak orang untuk terus  melakukannya, meskipun mengetahui semua tentang bahaya dari overclocking juga. Orang yang telah melakukan ini sebelumnya akan berkata bahwa overclocking itu baik karena mereka telah melihat hasilnya dengan mata mereka sendiri.

sumber;
technoblogspot.com
http://dunovteck.wordpress.com/2011/10/23/keuntungan-dari-o/

tugas bahasa indonesia 3 semester 6

Penalaran Induktif

Pengertian Penalaran Induktif
Metode penalaran induktif adalah adalah suatu penalaran yang berpangkal dari peristiwa khusus sebagai hasil pengamatan empirik dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat umum. Dalam hal ini penalaran induktif merupakan kebalikan dari penalaran deduktif. Untuk turun ke lapangan dan melakukan penelitian tidak harus memliki konsep secara canggih tetapi cukup mengamati lapangan dan dari pengamatan lapangan tersebut dapat ditarik generalisasi dari suatu gejala. Dalam konteks ini, teori bukan merupakan persyaratan mutlak tetapi kecermatan dalam menangkap gejala dan memahami gejala merupakan kunci sukses untuk dapat mendiskripsikan gejala dan melakukan generalisasi.
Ada 3 jenis penalaran induksi, yaitu : 

1. Generalisasi
Generalisasi adalah suatu proses penalaran yang bertolak dari sejumlah fenomenal individual untuk menurunkan suatu inferensi yang bersifat umum yang mencakup semua fenomena. Generalisasi juga dapat dikatakan sebagai pernyataan yang berlaku umum untuk semua atau sebagian besar gejala, yang dimulai dengan peristiwa – peristiwa khusus untuk mengambil kesimpulan secara umum.
Contoh :
Bila seorang berkata bahwa mobil adalah semacam kendaraan pengangkut, maka pengertian mobil dan kendaraan pengangkut merupakan hasil generalisasi juga. Dari bermacam – macam tipe kendaraan dengan ciri – ciri tertentu ia mendapatkan sebuah gagasan mengenai mobil, sedangkan dan bermacam – macam alat untuk mengangkut sesuatu lahirlah abstraksi yang lebih tinggi ( = generalisasi lagi ) mengenai kendaraan pengangkut.
Generalisasi dibedakan dari segi bentuknya ada 2, yaitu : loncatan induktif dan yang bukan loncatan induktif. (Gorys Keraf, 1994 : 44-45)
  • Generalisasi Tanpa Loncatan Induktif (Generalisasi tidak sempurna)
Sebuah generalisasi bila fakta-fakta yang diberikan cukup banyak dan menyakinkan, sehingga tidak terdapat peluang untuk menyerang kembali.
Misalnya, untuk menyelidiki penyakit yang sering diderita oleh orang Indonesia pada umumnya, diperlukan ratusan sample untuk menyimpulkannya.
Contoh :
Hampir seluruh orang di Indonesia menderita sakit magh.
Generalisasi yang tidak sempurna juga dapat menghasilkan kebenaran apabila melalui prosedur pengujian yang benar.
Prosedur pengujian atas generalisasi tersebut adalah:
1. Jumlah sampel yang diteliti terwakili.
2. Sampel harus bervariasi.
3. Mempertimbangkan hal-hal yang menyimpang dari fenomena umum/ tidak umum.
  • . Generalisasi Dengan Loncatan Induktif (Generalisasi sempurna)
    Dalam loncatan induktif suatu fenomena belum mencerminkan seluruh faktayang ada. Fakta-fakta tersebut yang digunakan dianggap sudah mewakili seluruh persoalan yang diajukan. Dengan demikian loncatan induktif dapat diartikan sebagai loncatan dari sebagian evidensi kepada suatu generalisasi yang jauh melampauikemungkinan yang diberikan oleh ebidensi itu.
2. Analogi
Analogi yaitu proses membandingkan dari dua hal yang berlainan berdasarkan kesamaannya kemudian berdasarkan kesamaannya itu ditarik suatu kesimpulan. Kesimpulan yang diambil dengan analogi, yaitu kesimpulan dari pendapat khusus dengan beberapa pendapat khusus yang lain, dengan cara membandingkan kondisinya.
Tujuan Analogi
    - Meramalkan kesamaan
    - Menyingkap kekeliruan
    - Menyusun sebuah klasifikasi
Contoh :
    Kita banyak tertarik dengan planet Mars, karena banyak persamaannya dengan bumi kita. Mars dan Bumi menjadi anggota tata surya yang sama. Mars mempunyai atsmosfir seperti Bumi. Temperaturnya hampir sama dengan Bumi. Unsur air dan oksigennya juga ada. Caranya mengelilingi matahari menyebabkan pula timbulanya musim seperti di Bumi. Jika di Bumi ada makhluk. Tidaklah mungkin ada mahluk hidup di planet Mars.

3. Kausal
Kausal adalah paragraph yang dimulai dengan mengemukakan fakta khusus yang menjadi sebab, dan sampai pada simpulan yang menjadi akibat. Serta bahwa setiap kejadian memperoleh kepastian dan keharusan serta kekhususan-kekhususan eksistensinya dari sesuatu atau berbagai hal lainnya yang mendahuluinya , merupakan hal-hal yang diterima tanpa ragu dan tidak memerlukan sanggahan.
Contoh :
    Pada kata dewa-dewi, putra-putri, pemuda-pemudi, dan karyawan-karyawati.
Tujuan Kausal
Tujuan kausal terdapat dalam Hubungan Kausal Dapat berlangsung dalam tiga pola :
   a. Sebab ke akibat
    Dari peristiwa yang dianggap sebagai sebab menuju kesimpulan sebagai efek.
b. Akibat ke sebab
    Dari peristiwa yang dianggap sebagai akibat menuju sebab yang mungkin telah menimbulkan akibat.
c. Akibat ke akibat
    Dari akibat ke akibat yang lain tanpa menyebut sebab umum yang menimbulkan kedua akibat.
Contoh :
Pada sabtu sore terjadi badai salju, akibatnya jalanan ditutup karena dipenuhi oleh salju.


Sumber :

tugas bahasa indonesia 2 semeser 6

PENALARAN DEDUKTIF


Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (pengamatan empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akan terbentuk proposisi – proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelumnya tidak diketahui. Proses inilah yang disebut menalar.
Dalam penalaran, proposisi yang dijadikan dasar penyimpulan disebut dengan premis (antesedens) dan hasil kesimpulannya disebut denganconsequence (konklusi).
Metode berpikir deduktif adalah metode berpikir yang menerapkan hal-hal yang umum terlebih dahulu untuk seterusnya dihubungkan dalam bagian-bagiannya yang khusus.
Contoh: Masyarakat Indonesia konsumtif (umum) dikarenakan adanya perubahan arti sebuah kesuksesan (khusus) dan kegiatan imitasi (khusus) dari media-media hiburan yang menampilkan gaya hidup konsumtif sebagai prestasi sosial dan penanda status sosial.
Penalaran deduktif adalah suatu penalaran yang berpangkal pada suatu peristiwa umum, yang kebenarannya telah diketahui atau diyakini, dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat lebih khusus. Metode ini diawali dari pebentukan teori, hipotesis, definisi operasional, instrumen dan operasionalisasi.
Jenis penalaran deduktif  yaitu:
sSilogisme Kategorial = Silogisme yang terjadi dari tiga proposisi.
ØSilogisme Hipotesis = Silogisme yang terdiri atas premis mayor yang berproposisi konditional hipotesis.
Ø  Silogisme Akternatif = Silogisme yang terdiri atas premis mayor berupa proposisi alternatif.
Ø  Entimen = Silogisme ini jarang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam tulisan maupun lisan. Yang dikemukakan hanya premis minor dan simpulan.
·         CONTOH PARAGRAF DEDUKTIF

Chairil Anwar terkenal sebagai penyair. Ia disebut penyair yang membawa pembaharuan dalam puisi. Ada yang mengatakan dia sebagai seorang individualis. Ada yang menilai bahwa ia seorang yang kurang bermoral dan plagiat karena ada sebagian kecil dalam gubahannya merupakan jiplakan dari puisi asing. Dalam sajak-sajaknya yang dikumpulkan dalam "Deru Campur Debu" memperlihatkan adanya perbedaan bentuk, corak, gaya, dan isi. Tanggapan orang terhadap Chairil berbeda-beda. Namun, bagaimanapun ia tetap seorang penyair besar yang membawa kesegaran baru dalam bidang puisi pada 1945
.
Penarikan kesimpulan deduktif dibagi menjadi dua, yaitu penarikan langsung dan tidak langsung.
1.      Penarikan simpulan secara langsung
Simpulan secara langsung adalah penarikan simpulan yang ditarik dari satu premis. Premis yaitu prosisi tempat menarik simpulan.
Simpulan secara langsung:
1.      Semua S adalah P. (premis)
Sebagian P adalah S. (simpulan)
Contoh: Semua manusia mempunyai rambut. (premis)
               Sebagian yang mempunyai rambut adalah manusia. (simpulan)
2.      Semua S adalah P. (premis)
Tidak satu pun S adalah tak-P. (simpulan)
Contoh: Semua pistol adalah senjata berbahaya. (premis)
               Tidak satu pun pistol adalah senjata tidak berbahaya. (simpulan)
3.      Tidak satu pun S adalah P. (premis)
Semua S adalah tak-P. (simpulan)
Contoh: Tidak seekor pun gajah adalah jerapah. (premis)
               Semua gajah adalah bukan jerapah. (simpulan)
4.      Semua S adalah P. (premis)
Tidak satu-pun S adalah tak P. (simpulan)
Tidak satu-pun tak P adalah S. (simpulan)
Contoh: Semua kucing adalah berbulu. (premis)
               Tidak satu pun kucing adalah takberbulu. (simpulan)
               Tidak satupun yang takberbulu adalah kucing. (simpulan)
2.      Penarikan simpulan secara tidak langsung
Untuk penarikan simpulan secara tidak langsung diperlukan dua premis sebagai data. Dari dua premis tersebut akan menghasilkan sebuah simpulan. Premis yang pertama adalah premis yang bersifat umum dan premis yang kedua adalah premis yang bersifat khusus.
Jenis penalaran deduksi dengan penarikan simpulan tidak langsung, yaitu:
1.      Silogisme
Silogisme adalah suatu proses penarikan kesimpulan secara deduktif. Silogisme disusun dari dua proposi (pernyataan) dan sebuah konklusi (kesimpulan). 
Contohnya:
-          Semua manusia akan mati
Ani adalah manusia
Jadi, Ani akan mati. (simpulan)
-          Semua manusia bijaksana
Semua dosen adalah manusia
Jadi, semua dosen bijaksana. (simpulan)
2.       Entimen
Entimen adalah penalaran deduksi secara tidak langsung. Dan dapat dikatakan silogisme premisnya dihilangkan atau tidak diucapkan karena sudah sama-sama diketahui.
Contohnya :
-          Proses fotosintesis memerlukan sinar matahari
Pada malam hari tidak ada sinar matahari
Pada malam hari tidak mungkin ada proses fotosintesis.
-          Semua ilmuwan adalah orang cerdas
Anto adalah seorang ilmuwan.
Jadi, Anto adalah orang cerdas.
Jadi, dengan demikian silogisme dapat dijadikan entimen. Sebaliknya, entimen   juga dapat dijadikan silogisme.

tugas bahasa indonesia 1 semester 6

PENALARAN

PENGERTIAN PENALARAN
Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (observasi empiric) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian.berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akan berbentuk proposisi-proposisi yang sejenis,berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap benar,orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelumnya tidak diketahui.proses inilah yang disebut menalar. Ada dua metode dalam penalaran,yaitu deduktif dan induktif. Penalaran Deduktif adalah metode berpikir yang menerapkan hal-hal yang umum terlebihdahulu untuk seterusnya dihubungkan dalam bagian-bagiannya yang khusus.

PROPOSISI
Berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akan terbentuk proposisi – proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelumnya tidak diketahui. Proses inilah yang disebut menalar.



Inferensi dan Implikasi
Metode inferensi adalah mekanisme berfikir dan pola-pola penalaran yang digunakan untuk mencapai suatu kesimpulan. Metode ini akan menganalisa masalah tertentu dan selanjutnya akan mencari  jawaban atau kesimpulan yang terbaik. Penalaran dimulai dengan mencocokan kaidah-kaidah dalam basis pengetahuan dengan fakta-fakta yang ada.

Wujud Evidensi 
Evidensi merupakan semua fakta yang ada, semua kesaksian, semua informasi, atau autoritas yang dihubungkan untuk membuktikan suatu kebenaran. Fakta dalam kedudukan sebagai evidensi tidak boleh digabung dengan apa yang dikenal sebagai pernyataan atau penegasan. Dalam wujud yang paling rendah evidensi itu berbentuk data atau informasi. Yang dimaksud dengan data atau informasi adalah bahan keterangan yang diperoleh dari suatu sumber tertentu

Cara menguji data dan fakta serta autorisasi
 
Cara menguji data
Data dan informasi yang digunakan dalam penalaran harus merupakan fakta. Oleh karena itu perlu diadakan pengujian melalui cara-cara tertentu sehingga bahan-bahan yang merupakan fakta itu siap digunakan sebagai evidensi. Dibawah ini beberapa cara yang dapat digunakan untuk pengujian tersebut.
1. Observasi
2. Kesaksian
3. Autoritas

Cara menguji fakta
Untuk menetapkan apakah data atau informasi yang kita peroleh itu merupakan fakta, maka harus diadakan penilaian. Penilaian tersebut baru merupakan penilaian tingkat pertama untuk mendapatkan keyakitan bahwa semua bahan itu adalah fakta, sesudah itu pengarang atau penulis harus mengadakan penilaian tingkat kedua yaitu dari semua fakta tersebut dapat digunakan sehingga benar-benar memperkuat kesimpulan yang akan diambil.
1. Konsistensi
2. Koherensi
Cara Menilai Autorisasi
Untuk menilai suatu autoritas, dapat memilih beberapa pokok berikut :
a. Tidak Mengandung Prasangka
b. Pengalam dan Pendidikan Autoritas
c. Kemashuran dan Presite
d. Khorensi Dengan Kemajuan
sumber:
 http://iinnapisa.blogspot.com/2011/10/cara-menguji-data-fakta-dan-autoritas.html
http://obyramadhani.wordpress.com/2010/05/16/penalaran/
http://genryusai.wordpress.com/2012/03/09/pengertian-penalaran/

Selasa, 19 Maret 2013

network mode [tugas 2 semester 6 networking]







Definition: A network switch is a small hardware device that joins multiple computers together within one local area network (LAN). Technically, network switches operate at layer two (Data Link Layer) of the OSI model.








A common connection point for devices in a network. Hubs are commonly used to connect segments of a LAN. A hub contains multiple ports. When a packet arrives at one port, it is copied to the other ports so that all segments of the LAN can see all packets.
A passive hub serves simply as a conduit for the data, enabling it to go from one device (or segment) to another. So-called intelligent hubs include additional features that enables an administrator to monitor the traffic passing through the hub and to configure each port in the hub. Intelligent hubs are also called manageable hubs.




BROADCAST


from above 1st sub broadcast  image until last:

Cast

Anycast

Multicast

Unicast

Geocast


In telecommunication and information theory, broadcasting refers to a method of transferring a message to all recipients simultaneously. Broadcasting can be performed as a high level operation in a program, for example broadcasting Message Passing Interface, or it may be a low level networking operation, for example broadcasting on Ethernet.

RADIO NETWORK

With Packet-Radio you can built a inexpensive but powerful data network. 
Within a net, we talk about the users, who transmit and receive data and the nodes, which forward the data in direction to the receiver.















Hub

A common connection point for devices in a network. Hubs are commonly used to connect segments of a LAN. A hub contains multiple ports. When a packet arrives at one port, it is copied to the other ports so that all segments of the LAN can see all packets.

Switch

In networks, a device that filters and forwards packets between LAN segments. Switches operate at the data link layer (layer 2) and sometimes the network layer (layer 3) of the OSI Reference Model and therefore support any packet protocol. LANs that use switches to join segments are called switched LANs or, in the case of Ethernet networks, switched Ethernet LANs.

Router

A device that forwards data packets along networks. A router is connected to at least two networks, commonly two LANs or WANs or a LAN and its ISP.s network. Routers are located at gateways, the places where two or more networks connect. Routers use headers and forwarding tables to determine the best path for forwarding the packets, and they use protocols such as ICMP to communicate with each other and configure the best route between any two hosts.



Senin, 11 Maret 2013

network mode [tugas 1 semester 6 networking]

LAN 
local area network (LAN) supplies networking capability to a group of computers in close proximity to each other such as in an office building, a school, or a home. A LAN is useful for sharing resources like files, printers, games or other applications. A LAN in turn often connects to other LANs, and to the Internet or other WAN



AD-HOC 
By using ad hoc mode, all devices in the wireless network are directly communicating with each other in peer to peer communication mode. No access point (routers/switches) is required for communication between devices.


INFRASTRUCTURE MODE
Setting up a WEC for Insfrastructure Mode allows each Ethernet device to communicate with the wire Ethernet network. With a WEC and an AP, connected Ethernet devices operate as if they were directly connected by an Ethernet hub, making Infrastructure Mode suitable for hybrid networks that combine wire and wireless Ethernet. When your application requires Internet connectivity, Infrastructure Mode is the mode to use.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More