etika yang umum dalam praktik kedokteran
Terhadap pasien dan keluarganya:
Terhadap pasien dan keluarga seorang dokter haruslah bersikap sabar, hangat, ramah, sopan, adil, jujur, tidak diskriminasi terhadap siapapun yang membutuhkan bantuannya sebagai dokter.
Berkomunikasi secara terbuka dan efektif hal ini akan Membangun kepercayaan dan rasa aman pasien. Pasien dan keluarga dilibatkan dalam turut memahami masalah kesehatan yang sedang dihadapi.
Tanamkan moto pada diri sendiri:
- saya harus melayani pasien sebaik mungkin seperti yang saya inginkan bila saya sendiri menjadi pasien
Terhadap teman sejawat/profesi :
- mematuhi kompetensi dan kewenangan masing-masing
- mengembangkan jejaring kesejawatan dan rujukan karena menyadari akan keterbatasan diri
- saling menghormati dan menghargai kompetensi dan kewenangan sejawat serta aturan main yg disepakati (mis. Merujuk kembali pasin yg telah selesai dirawat)
Terhadap masyarakat:
- seorang dokter yang profesional mampu menjaga sikap (jaim) dan menjadi panutan
dilarang mengiklankan diri (brosur, leaflet, spanduk) dan memasang gelar yang tidak terkait praktik
- menginformasikan keahlian secara berlebihan dan ada unsur2 penipuan dan dilarang menyamakan yankes dengan bisnis (mis. memberi diskon biaya perawatan, bila ambil paket lbh murah dsb)
Terhadap diri sendiri :
- Wajib menjaga kesehatan diri pribadi
- Menjaga nama baik dan keluhuran profesi
- Selalu mengikuti perkembangan ilmu
- Mampu belajar sepanjang hayat
- Mematuhi undang2 dan peraturan yg berlaku bagi dokter
- menjadi anggota organisasi profesi dan mematuhi aturan2 nya
sumber : - etika umum seorang dokter
- pengalaman pribadi



0 comments:
Posting Komentar